1. Home
  2. Persiapan Kerja
  3. Profesi UI Designer : Tugas, Gaji hingga Skill (Panduan UI UX)

Profesi UI Designer : Tugas, Gaji hingga Skill (Panduan UI UX)

Persiapan Kerja
Profesi UI Designer yang sangat dibutuhkan perusahaan saat ini

Gaji seorang UI Designer ternyata bisa mencapai puluhan juta.

Penasaran ? Hal ini pastinya karena profesi ini mempunyai peran yang sangat penting dalam membuat sebuah produk.

Dengan peranya sangat penting, untuk menjadi seorang UI Designer pastinya tidak mudah, setidaknya kamu harus memiliki hard skill dan soft skill seperti membuat wireframe, prototype, menguasai software editing hingga komunikasi.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai profesi UI Designer yang perlu kamu pahami

Mengenal Apa Itu UI Designer

User Interface (UI) Design adalah sebuah proses yang dilakukan seorang designer untuk membangun interface dalam software dengan berfokus pada tampilan web atau aplikasi.

UI designer akan mengubah wireframe menjadi interface yang berfungsi untuk meningkatkan kegunaan produk dan menciptakan hubungan emosional antara pengguna dan produk dan akan bekerja dengan menggunakan tipografi gambar, design grafis, serta elemen desain visual lainnya untuk mempercantik produk.

Perbedaan UI dan UX Designer

Profesi UI designer dan UX designer saling akan saling berhubungan untuk membahas  tentang bagaimana meningkatkan kepuasan pengguna web ataupun aplikasi, tetapi keduanya merupakan disiplin ilmu yang berbeda.

UI mengacu pada elemen estetika yang digunakan pengguna untuk berinteraksi dengan web/aplikasi. UI designer akan berfokus pada elemen interface visual seperti tipografi, warna, tombol-tombol, halaman menu dan lainnya.

Sedangkan UX lebih mengacu pada bagaimana interface nyaman digunakan oleh pengguna.

UX akan berfokus pada bagaimana menciptakan pengalaman berkesan bagi pengguna saat menggunakan produk. Fondasi atau konsep dari UX akan dibagun terlebih dahulu sebelum UI.

UX designer akan melakukan riset tentang apa saja kebutuhan pengguna dan tujuan mereka dalam berbisnis.

Setelah itu baru UI dapat bekerja untuk membangun konsep desain yang akan digunakan, kemudian UX akan kembali bekerja untuk menentukan bagaimana cara kerja dari tools yang ada di dalam web atau aplikasi.

Baca juga : Kenali Apa Itu UI UX, Perbedaan Hingga Cara Kerjanya

Tugas dan Tanggung Jawab

Tugas UI Designer

Dilansir dari artikel What does a UI designer do? Seorang UI Design bertugas untuk mendesain tampilan visual web atau aplikasi yang akan menghubungkannya dengan pengguna (user).

UI designer akan menyatukan semua elemen individu dan mengatur tata letak keseluruhan dari setiap tampilan produk yang bertujuan untuk membuat interface yang baik, penyampaian merek yang akurat dan navigasi yang mudah bagi pengguna.

Adapun tugasnya antara lain sebagai berikut :

  1.   Mengatur warna tampilan
  2.   Membuat Tipografi
  3.   Mengatur spasi pada web/aplikasi
  4.   Membuat desain visual dan posisi elemen-elemen pada tampilan seperti tombol, kolom teks, scrollbar, icon, dan lain sebagainya.
  5.   Membuat animasi
  6.   Membuat desain yang responsif yang memungkinkan design tersebut dapat beradaptasi dengan berbagai software dan ukuran layar
  7.   Membuat design yang mudah diakses dan inklusif

Gaji UI Designer di Indonesia

Dilansir dari portal kerja indeed gaji UI designer di Indonesia untuk pemula mulai dari 2 jutaan hingga 6 juta. Untuk rata-rata gaji pokok seorang di Indonesia adalah 4 jutaan. Sedangkan untuk senior berkisar 12-21 juta rupiah.

Skill yang Harus Dimiliki Seorang UI Designer

Sama seperti kebanyakan profesi, untuk menjadi seorang UI designer yang sukses  kamu juga harus menguasai beberapa skill yang dibutuhkan, berikut ini skill yang harus dimiliki dan dikuasai oleh seorang UI Designer :

1. Wireframing dan Pembuatan Prototipe

Sebelum mendesain halaman web atau aplikasi, UI designer akan membuat wireframe yakni menempatkan gambar, menu, tombol, dan elemen lain dalam bentuk diagram.

Kemudian, setelah manajemen menyetujui peletakan maka selanjutnya akan membuat prototipe dengan menggunakan tools khusus untuk pengujian konsep dan design.

2. Memiliki Kemampuan Design Grafis dan Kreativitas yang Tinggi

Sebagai seorang UI design kamu dituntut untuk dapat membuat design yang menarik dengan menampilkan visual dan elemen interface yang indah dan responsif.

Maka sangat penting bagi seorang UI designer untuk dapat membuat dan memposisikan elemen-elemen design produk seperti gradien warna, tekstur, font dan lain-lain.

Tentu kamu juga harus memiliki kreativitas tinggi dalam melakukan design. Semakin kamu sering membuat design, maka pengalaman tersebut dapat mengembangkan kreativitas yang kamu miliki dalam membuat design artistik.

3. Memiliki Kemampuan dalam Berkomunikasi

Kemampuan berkomunikasi secara efektif sangat dibutuhkan, karena seorang UI designer akan berkolaborasi dengan anggota tim untuk memberi masukan maupun menyampaikan informasi tentang design UI.

Selain itu kemampuan komunikasi juga dibutuhkan untuk mendukung Teknik negosiasi dan evaluasi untuk dapat melakukan kontrak project dengan klien.

4. Memiliki Kemampuan Untuk Bekerjasama dalam Tim

Seorang UI design akan sering melakukan evaluasi produk dengan tujuan pengembangan web atau aplikasi bersama dengan tim design. Maka sangat penting bagi kamu untuk dapat bekerjasama dengan tim agar dapat mencapai tujuan bersama.

5. Memiliki Keterampilan dalam Perencanaan

Perencanaan yang efektif sangat diperlukan saat memulai dan menjalankan suatu project. Perencanaan yang matang akan mendorong perkembangan strategi dan evaluasi spesifikasi produk.

6. Memiliki Pengetahuan Tentang Industri

Perkembangan teknologi mendorong adanya inovasi, kemajuan berkelanjutan, dan tren pada design UI. Sangat penting bagi seorang UI untuk tetap up to date dalam membangun pengetahuan industri.

7. Berorientasi dalam Detail

Kemampuan dalam mengidentifikasi dan memodifikasi elemen-elemen kecil dari produk berpotensi untuk meningkatkan design yang kamu buat.

8. Memiliki Keterampilan dalam Memecahkan Masalah

Mampu memecahkan masalah dan dapat memberikan solusi untuk mengatasi masalah merupakan aspek kerja dari UI designer.

Hal ini tergantung dari keterampilan setiap UI design dalam berkolaborasi dengan kolega maupun klien untuk mencapai hasil yang maksimal.

UI Design yang Bagus dan Buruk

UI design yang bagus akan dapat membuat produk yang dapat memberikan kesan bagi pengguna (intuitif), merasa akrab atau pehem dengan elemen pada produk, dapat menarik pengguna untuk membeli produk.

Sedangkan ciri dari UI design yang buruk adalah tidak responsif, tidak mampu untuk membuat design yang konsisten, tidak mampu berkomunikasi dengan efektif, dan tidak mengetahui target.

Tools Wajib UI dan UX Designer

Sebagai UI Designer, sudah pasti kamu harus memiliki kemampuan design grafis. Adapun tools yang harus dikuasai oleh seorang adalah sebagai berikut :

#Sketch

Sketch adalah tools grafik vektor yang digunakan untuk menggambar, wireframing, prototyping, dan handoff desain. Sketch dibuat untuk untuk membuat desain yang kolaboratif.

#Figma

Figma adalah tools desain grafis berbasis cloud yang memungkinkan designer untuk bekerja dan berkolaborasi dengan tim pada file desain yang sama secara real-time.

#Adobe XD

Adobe XD adalah tools desain berbasis vektor yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Adobe Inc. Adobe XD berfungsi untuk mendesain aplikasi mobile dan web.

#Zeplin

Zeplin adalah tools kolaborasi yang interaktif bagi developer dan designer untuk mengembangkan user interface web ataupun aplikasi.

#InVision Studio

InVision Studio adalah tools berbasis vektor yang Studio hadir dengan alat menggambar berbasis vektor yang intuitif, memiliki fitur kanvas tanpa batas, dan banyak fitur untuk  membuat buatan prototipe yang cepat serta terdapat fitur animasi bawaan.

#Marvel

Marvel adalah tools berbasis web yang dirancang untuk menciptakan desain yang simple dan cepat. Tools ini digunakan untuk membuat wireframing dan prototyping.

#UXPin

UXPin adalah tools UI UX yang menyediakan perlengkapan design yang sangat lengkap untuk membuat prototype dan wireframe.

Panduan Menjadi UI Designer

Saat ini sangat mudah mencari sumber untuk belajar. Selain belajar di universitas, kamu dapat belajar melalui YouTube, Blogspot, dan web tutorial UI design.

Kamu juga dapat mengikuti bootcamp atau course online tentang UI design.

Setelah belajar secara teori, kamu dapat mempraktikkan pengetahuan tersebut dengan berlatih membuat design.

Sebagai pemula, kamu dapat membuat design dengan menyalin design yang menarik perhatianmu.

Kamu juga dapat mengubah beberapa elemen sesuai dengan yang kamu inginkan. Dengan demikian, kamu sudah bisa untuk membuat portofolio UI design untuk melamar kerja.

Arkademi merupakan course online yang menyediakan kelas tentang UI UX Designer untuk membantu kamu belajar menjadi UI Designer handal.

Selain itu, kamu dapat klik banner berikut untuk mendapatkan tips membuat portofolio menarik.

Kursus Belajar UI UX untuk pemula

Sumber :

The difference between UX and UI, according to designer and Maze CEO, Jonathan Widawski

What Are UI Design Skills? (And How to Improve Them)

User interface: good design vs bad design

How to Become a User Interface (UI) Designer: A Step-by-Step Guide for 2023

Tag

Rekomendasi