1. Beranda
  2. Pengembangan Diri
  3. 9 Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan, Wajib Diketahui Calon Pelamar

9 Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan, Wajib Diketahui Calon Pelamar

contoh sistematika surat lamaran kerja yang perlu diketahui jobseeker
Pengembangan Diri

Surat lamaran kerja menjadi salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelamar saat melamar pekerjaan. Surat lamaran kerja berfungsi sebagai alat memperkenalkan diri dari pelamar kepada perusahaan yang dituju. Selain itu, dokumen tersebut juga berisikan ketertarikan pelamar terhadap suatu posisi yang dilamar dan menjadi dokumen penguat ketertarikan pelamar terhadap posisi tersebut.

Untuk dapat menunjukkan ketertarikan terhadap suatu posisi di perusahaan yang dituju, tentunya pelamar harus dapat menyusun surat lamaran kerja dengan baik. Surat lamaran kerja bersifat resmi, maka sistematika surat lamaran kerja harus terstruktur dengan rapih dan benar. Sistematika surat lamaran kerja terdiri dari tempat dan tanggal surat dibuat, lampiran surat, alamat penulisan surat, salam pembuka, kalimat atau alinea pembuka, isi surat, penutup, salam penutup, dan tandatangan.

9 Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan

Sistematika Surat Lamaran Pekerjaan

Berikut ini merupakan penjelasan dari sistematika surat lamaran pekerjaan yang digunakan untuk melamar pekerjaan.

 1. Tempat dan Tanggal Surat Dibuat 

Tempat dan tanggal surat dibuat merupakan sistematika paling awal di surat lamaran pekerjaan. Tempat dan tanggal ini ditempatkan di pojok kanan atas tanpa ada titik di akhir, karena bukan suatu kalimat.

Contoh: 4 Januari 2023

2. Lampiran Surat

Lampiran surat akan menunjukkan berapa berkas yang dilampirkan. Kata ‘lampiran’ tidak boleh disingkat menjadi ‘lamp’.

Contoh:

Lampiran : 7 Lembar

3. Alamat Penulisan Surat

Pada bagian alamat penulisan surat, tulislah nama dan alamat perusahaan. Hindari penulisan dengan menggunakan kata “Kepada” karena kalimat ini tidak diperlukan. Hindari juga penggunaan jenis kelamin seperti “bapak” atau “ibu” dan disarankan alamat yang dituliskan tidak lebih dari 3 baris.

Contoh :

Yth. Kepala Staf Personalis

PT Lima Jaya

Jalan Sukajadi No. 5 Bandung, Jawa Barat

4. Salam Pembuka

Salam pembuka dalam surat lamaran kerja diawali kata “Dengan hormat” dan penyertaan tanda baca koma.

Contoh :

Dengan hormat,

Berdasarkan lowongan..

 

Baca juga: Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Online, Mudah dan Ampuh

5. Kalimat atau Alinea Pembuka

Dalam sistematika surat lamaran kerja, kalimat pembuka harus menggunakan Bahasa yang baik. Selain bersifat resmi, surat ini akan menjadi kesan pertama pembaca saat menerima lamaranmu. Maka penggunaan Bahasa yang baik sangat penting untuk memberikan kesan positif bagi pembaca.

Bagian isi surat akan menampilkan identitas pelamar, serta maksud dan tujuan dari surat lamaran kerja dibuat. Bagian identitas pelamar terdiri dari nama, tempat tanggal lahir, alamat, pendidikan terakhir, serta hal lain yang ingin dilampirkan

Contoh:

Nama: Ahmad Rizal

Tempat Tanggal Lahir: Jakarta, 9 Juni 1999

Pendidikan Terakhir: S1 Ilmu Komunikas, Universitas Padjadjaran

Alamat: Subang Jaya No. 75, Sukabumi

Sementara itu, pada maksud dan tujuan tuliskan alasan kuat kenapa kamu melamar pekerjaan tersebut.

6. Menyatakan Lampiran

Dalam bagian ini, tampilkan lampiran yang diminta oleh perusahaan. Penulisan tiap lamporan diawali oleh huruf kecil dan menggunakan tanda baca titik koma di setiap rincian dan tanda baca titik pada akhir kalimat. 

Contoh:

  1. fotokopi KTP,
  2. daftar riwayat hidup,
  3. fotokopi ijazah terakhir,
  4. fotokopi Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK),
  5. portofolio, dan
  6. pasfoto ukuran 3×4 cm.

7. Penutup

Bagian penutup pada surat lamaran kerja harus menunjukkan bagaimana antusiasme pelamar kepada perusahaan yang dilamar.

Contoh :

Demikian surat lamaran kerja ini saya buat, besar harapan saya untuk dapat bergabung dan menjadi bagian dari PT Lima Jaya. Terima kasih atas perhatian dan waktu yang diberikan.

 

Baca juga: Pahami 5 Jenis Surat Lamaran Pekerjaan ini Agar Tidak Salah Bikin

 

8. Salam Penutup

Salam penutup sangat penting untuk dicantumkan dalam surat lamaran kerja. Bagian ini akan menggambarkan bagaimana sikap sopan pelamar.

Contoh: Hormat saya,

 

Baca juga: 10 Urutan Berkas Lamaran Kerja yang Benar Supaya Dilirik HR 

 

9. Tanda Tangan

Bagian tanda tangan terletak pada pojok kanan bawah surat lamaran kerja setelah salam penutup “Hormat saya”. Kolom ini juga dilengkapi dengan nama lengkap pelamar

Contoh:

Hormat saya,

(Ttd)

Ahmad Rizal

CTA Cara Melamar Pekerjaan

Nah demikian sistematika surat lamaran pekerjaan yang harus diperhatikan ketika membuat lamaran kerja. Untuk mengetahui berkas apa saja yang biasa dilampirkan bersamaan dengan surat lamaran kerja, kamu dapat membaca 10 Urutan Berkas Lamaran Kerja yang Benar Supaya Dilirik HR.

Sebelum melamar pekerjaan, tentunya pelamar harus memiliki bekal untuk dapat menjalankan posisi pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan. Kamu dapat meningkatkan skill dengan belajar otodidak atau mengikuti kursus online di Arkademi. Arkademi menyediakan berbagai macam kelas atau pelatihan menarik sesuai dengan bidang yang diminati.  

Rekomendasi