1. Home
  2. Artikel
  3. Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 24 Segera Dibuka, Simak Tipsnya!

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 24 Segera Dibuka, Simak Tipsnya!

Artikel

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 24 Segera Dibuka, Simak Tipsnya!

Prakerja Gelombang 24

Sudah coba berkali-kali mendaftar namun masih gagal mendapatkan kartu Prakerja? Jangan patah semangat, simak tips lolos daftar kartu Prakerja gelombang 24 yang akan segera dibuka ya. Pantau terus informasi terkini pembukaan gelombang yang bisa kamu ikuti dari akun instagram yang terpercaya seperti @prakerja.go.id.

Karena ditujukan untuk orang-orang yang membutuhkan bantuan pemerintah di bidang pendidikan, antusiasme pelamar kartu Prakerja gelombang 24 selalu tinggi dari awal kemunculannya di tahun 2020 sehingga membuat persaingan cukup ketat diantara pelamar. Maka dari itu perhatikan hal-hal apa saja yang perlu kamu siapkan untuk mendaftarkan diri mendapat kartu Prakerja ya.

  1. Perhatikan persyaratan untuk penerima kartu Prakerja Gelombang 24.

Sebelum melakukan pendaftaran kartu Prakerja gelombang 24 ada baiknya kamu membaca ulang terlebih dahulu syarat yang ditentukan oleh Pemerintah untuk para pendaftar yaitu:

  • Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Indonesia.
  • Berusia minimum 18 tahun dan tidak dalam status perwalian.
  • Tidak sedang dalam program pendidikan formal atau berstatus pelajar di lembaga pendidikan jenjang apapun.
  • Bukan penerima Bansos lainnya dari pemerintah, bukan anggota Aparatur Sipil Negara (ASN) jenjang apapun.
  • Bukan penerima kartu Prakerja di gelombang sebelumnya.
  • Memiliki dan menggunakan email serta nomor handphone yang aktif.

 

Perlu diketahui juga, untuk tiap Kartu Keluarga dibatasi maksimal 2 penerima kartu Prakerja ya.

 

  1. Sediakan waktu di luar aktivitas harian

Tips ini ditujukan agar kamu fokus melakukan pendaftaran yang membutuhkan beberapa tahap termasuk input data nomor KK dan KTP, baca perlahan nomor yang diminta agar tidak terjadi kesalahan saat input data yang bisa merugikan.

 

  1. Hindari jam sibuk saat melakukan pendaftaran

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, tingginya antusiasme masyarakat terhadap kartu Prakerja membuat pengunjung website membludak di hari dan jam tertentu, tips yang bisa kamu lakukan hindari weekend dan coba melakukan pendaftaran di jam yang tidak biasa seperti di waktu tengah malam.

 

  1. Gunakan alamat email professional

Tips yang satu ini mungkin seringkali terlewat oleh banyak pendaftar kartu Prakerja, namun alamat email yang terlihat profesional dengan nama asli atau sesuai dengan nama yang kamu daftarkan membantu meningkatkan kredibilitas loh.

 

  1. Siapkan stamina untuk melakukan berbagai tes

Tips yang tidak boleh dilewatkan, pastikan kamu menyediakan alat-alat pembantu untuk menyelesaikan tes Motivasi dan Kemampuan Dasar yang akan memakan waktu sekitar 25 menit, siapkan kertas dan alat tulis untuk menyelesaikan tes sebaik mungkin.

Setelah melakukan semua tips di atas tunggu informasi terbaru yang akan kamu terima melalui email, jika kamu berhasil mendapat kartu Prakerja atau tidak, perlu diketahui para penerima kartu berhak mendapat saldo bantuan pelatihan sebesar Rp1.000.000, Insentif setelah pelatihan sebesar Rp600.000 yang akan di transfer secara berkala selama 4 bulan. Jika kamu berkenan mengisi survei kamu juga akan mendapat tambahan insentif sebesar Rp150.000 untuk 3x survei. Selanjutnya, saldo yang kamu terima bisa digunakan untuk membeli salah satu kelas di Arkademi yaitu Kursus Mengoperasikan Komputer dan Ms Word untuk Juru Ketik Kantor.

Demikian informasi tips yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kesempatan lolos di Prakerja gelombang 24, untuk kamu yang bertekad #liftupyourskill dengan ragam kelas menarik di Arkademi silahkan kunjungi halaman Arkademi.com untuk mendaftarkan diri dan segera pilih kelas yang kamu minati ya.

 

Arkademi mengkhususkan pembelajaran berbasis keahlian yang diantarkan melalui kelas online berbasis Website dan tersedia di Play Store. Terdaftar resmi di Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Rekomendasi