Mendirikan Startup dan Cara Membagi Saham untuk CEO

 

Salah Mendirikan Perusahaan dan Menyesal Selamanya

Mendirikan perusahaan atau perseroan bukanlah hal mudah, terutama pada sistem administrasi. Banyak perusahaan Startup yang gagal di fase awal berdirinya, karena hanya fokus mencari keuntungan tanpa menguasai kerangka kerja perusahaan Startup. Kelas ini memberikan pelajaran bagi peserta mengenai prinsip-prinsip dasar dan teknis administrasi dalam mendirikan sampai menjalankan perseroan di awal perusahaan, bagaimana membuat strategi dalam mencari investor yang ideal bagi perusahaan, memahami apa itu saham, cara membagi hingga menentukan hak & kewajiban pemegang saham yang nantinya kelas ini dapat diaplikasikan oleh peserta yang ingin menjadi founder/ceo dalam merintis sebuah perusahaan.

TUJUAN UMUM PELATIHAN

Peserta mengetahui cara dalam mendirikan startup dan cara membagi saham dengan baik.

TUJUAN KHUSUS PELATIHAN

ASPEK KOMPETENSI

A. Pengetahuan

Kompetensi yang dinilai Materi yang diajar:

B. Keterampilan

Kompetensi yang dinilai Materi yang diajar:

C. Sikap

Kompetensi yang dinilai Materi yang diajar:

SESI KONSULTASI

KELOMPOK SASARAN PELATIHAN

PELUANG ATAS KOMPETENSI PELATIHAN

Pelatihan ini ditujukan kepada peserta yang akan memulai bisnis start up, dan menjadi founder/ceo. Sertifikat Penyelesaian LKP Arkademi - Mendirikan Startup dan Cara Membagi Saham untuk CEO_FRAMESertifikat Kelulusan LKP Arkademi - Mendirikan Startup dan Cara Membagi Saham untuk CEO_FRAME

SERTIFIKAT KELULUSAN

METODE AJAR

EVALUASI

STANDAR KOMPETENSI

DURASI AKSES

Siswa mendapatkan akses masuk ke kelas selama 750 hari.

TENTANG PENGAJAR

Hilman Fajrian adalah founder dan CEO Arkademi (PT Arkademi Daya Indonesia). Seorang serial entrepreneur yang berpengalaman sejak usia 21 tahun dalam mendirikan dan menjalankan beberapa perusahaan rintisan yang melayani klien bertaraf nasional dan internasional. Hilman mengantongi 32 sertifikasi yang mayoritas dari lembaga pendidikan tinggi elit dunia seperti Wharton Business School, Ludwig-Maxmilians Munchen, Stanford University, University of British Columbia, University of California, IE Business School, Instituto de Empresa Business School Madrid, hingga Google Academy. Bidang yang dikuasainya adalah competitive strategy, entrepreneurship, business administration/strategy, game theory, leadership, innovation management, big data, komunikasi, jurnalistik, hingga digital marketing.