Mengapa anda yakin peluang usaha yang anda ambil saat ini tepat untuk anda?

Mungkin anda akan menjawab

Orang lain terbukti sukses menjalankannya

Pasarnya sedang ramai dan trending

Saya punya keahlian di bidang itu

Karena saya suka

Bila itu jawaban anda maka…

Anda telah menciptakan potensi kegagalan besar dalam usaha anda

paulg-3f2f4e41

“Orang Cerdas Biasanya Punya Ide yang Buruk”

(Paul Graham, founder Y Combinator. Investor pada 1.300 usaha populer: Dropbox, AirBnB, Stripe, Reddit, Twitch dll)

Sadarkah Anda?

Tidak ada individu dan peluang yang sama dan setara

INDIVIDU

Beda kompetensi


Beda pengalaman


Beda kekayaan


Beda jaringan/kenalan


Beda beban


Beda target


Beda tujuan

PELUANG

Beda wilayah


Beda waktu/masa


Beda kompetisi


Beda pemodalan


Beda konsumen


Beda potensi pasar


Beda profit

Saat ini semua komoditas terbukti bisa membuat orang kaya raya

  Jual bakso? Kaya.

  Jual cacing? Kaya.

  Jual sampah? Kaya.

  Jual batu? Kaya.

  Jual workshop? Kaya.

  Jual aplikasi? Kaya.

  Jual barang gaib? Kaya.

  Jual hoax? Kaya.

Lalu anda ikut menjual sesuatu yang terbukti sukses pada orang lain. Tapi sadarkah anda?

Orang tidak membeli hanya karena anda menjualnya

Dari begitu banyaknya peluang usaha yang tersedia, anda hanya perlu menemukan SATU yang paling tepat untuk anda.

Kegagalan atau keberhasilan dalam menentukan SATU yang tepat akan menentukan jalan hidup anda ke depan.

Tapi, bagaimana caranya menentukan yang SATU itu?

Bagaimana agar kita tahu bahwa yang SATU itu adalah yang paling tepat untuk kita?

Kewirausahaan adalah ilmu. Bukan hanya seni. Anda sebaiknya memahami ilmunya sejak sebelum menentukan peluang usaha yang akan diambil.

BELAJAR USAHA DARI PENGAJARAN SEKOLAH BISNIS YANG MELAHIRKAN WARREN BUFFET DAN ELON MUSK

 

Tidak semua orang punya kesempatan belajar di Wharton School, salah satu sekolah bisnis terbaik di dunia yang melahirkan Elon Musk, Warren Buffet, Anil Ambani, hingga Donald Trump. Kelas ini mengadaptasikan pengajaran kewirausahaan (entreprenurship) dari Wharton School yang dibawakan oleh mentor Hilman Fajrian. Mentor telah mengikuti dan mendapatkan sertifikasi pada kelas Entreprenurship: Developing the Opportunity dari Wharton School, dan kini membagikan ilmu tersebut kepada orang banyak.

Kelas ini sangat mungkin mengubah hidup anda dengan mengajarkan teknik dan strategi memulai usaha.

Apakah anda Elon Musk atau Warren Buffet selanjutnya?

TENTANG HILMAN FAJRIAN

Hilman Fajrian adalah founder Arkademi. Sebelum mendirikan Arkademi ia adalah founder dan CEO Social Lab, sebuah startup di bidang digital agency yang terus bertumbuh melayani klien bertaraf nasional dan internasional. Berpengalaman di bidang media selama 14 tahun dan memulai bisnis teknologi di usia 21 tahun. Sejak saat itu ia menjadi serial entrepreneur.

Hilman mengantongi 32 sertifikasi yang mayoritas dari lembaga pendidikan tinggi elit dunia seperti Wharton Business School, Ludwig-Maxmilians Munchen, Stanford University, University of British Columbia, University of California, IE Business School, Instituto de Empresa Business School Madrid, hingga Google Academy. Bidang yang dikuasainya adalah competitive strategy, entrepreneurship, business administration/strategy, game theory, leadership, innovation management, big data, komunikasi, jurnalistik, hingga digital marketing.

Harga diskon 60% dari Rp 500.000 menjadi hanya 199.000. Berlaku hanya 24 jam sebelum kembali ke harga asli.

Days
Hours
Minutes
Seconds

Selama ini mengikuti kelas2 di arkademi selalu memuaskan dan tercerahkan dengan materi2 yg di sampaikan. Di Kelas menggali dan mengembangkan peluang kewirausahaan ini kembali lagi mendapatkan ilmu2 baru yang bagus, materi di sampaikan lumayan kelas berat tapi cukup detail penjelasannya (sepertinya ini materi yg ada di sekolah2 bisnis ya)

Suka dengan bagian KUIS di akhir modul sehingga mendapat kesempatan berlatih dan mengetahui seberapa baik kita menyerap materi yang telah di sampaikan.

(Wanz Tan, Owner Halo Furniture)

Belajar di kelas ini menarik. Materinya cukup variatif karena disajikan dalam bentuk video animasi dilengkapi dengan transkrip dan PDF. Sehingga, hal ini sangat membantu untuk memahami setiap topik yang ada. Pembahasanya pun tidak berbelit-belit dan langsung menjelaskan subtansi persoalan di dunia kewirausahaan. Dengan demikian, setelah mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran yang ada, akhirnya bisa memberikan gambaran yang jelas seperti apa peluang dan tantangan saat merintis sebuah usaha bisnis.

(Baizul Zaman, Dosen e-Business STMIK Makassar)

Mendapat pengetahuan baru bagaimana cara mem-validasi asumsi atau ide usaha kedalam angka dan mendokumentasikan secara terstruktur dan terencana, sehingga memperkecil resiko kegagalan dalam membuka usaha/bisnis baru.

(Anwari Vietri, Praktisi Internet Marketing)

Pernahkah anda bertanya pada diri sendiri:

“Dari sekian banyak hal yang bisa saya lakukan, apakah usaha ini adalah yang terbaik untuk bisa menghasilkan uang secara berkelanjutan?”

Peluang Ada dimana-mana, Mana yang Paling Tepat buat Anda?

Setiap kewirausahaan selalu dimulai atas ide, gagasan, dan peluang. Namun kewirausahaan juga selalu dikelilingi oleh kecemasan akan ketidakpastian. Pada awalnya kita pikir kita memiliki ide yang baik atau menemukan peluang yang tak terlihat oleh orang lain. Tapi begitu banyak pertanyaan yang tak bisa kita jawab di awal. Seperti:

  Apakah peluang ini akan membuat saya sukses?

  Apakah konsumen akan menerima produk saya?

  Apakah saya sudah melakukan hal yang benar?

  Bagaimana reaksi kompetitor?

  Siapa yang akan memodali saya? Dan sebagainya.

Faktanya, kewirausahaan mengambil keuntungan atas ketidakpastian yang tak mau diambil orang lain, sekaligus anda harus menghadapi ketidakpastian itu sendiri. Begitu banyak peluang yang tampak baik namun dikelilingi oleh banyak hal yang tak mampu kita kontrol. Lalu, peluang seperti apa yang tepat untuk kita? Peluang seperti apa yang bisa kita andalkan sebagai bisnis yang berkelanjutan? Bagaimana mengelola dan menguji peluang itu?

Kelas ini akan membantu anda menemukan jawaban-jawaban tersebut. Mentor kelas adalah Hilman Fajrian yang berpengalaman panjang dalam dunia bisnis dan kewirausahaan. Mayoritas materi di kelas ini adalah pengajaran kewirausahaan yang didapatkannya dari para profesor bisnis di Wharton Business School University of Pennsylvania. Pada akhir kelas, anda akan mengtahui cara menguji ide dan peluang yang anda miliki. Dari sana anda dapat memutuskan langkah selanjutnya.

Yang akan Anda Pelajari:

  Menggali peluang di sekitar

  Mengukur dan memilih peluang

  Mengelola ketidakpastian

  Memahami konsumen

  Membuat rencana bisnis

  Meyakinkan orang lain

  Membuat purwarupa


Untuk siapa kelas ini?

  Calon wirausahawan

  Wirausahawan yang sedang mencari peluang baru

  Intrapreneur

KURIKULUM KELAS

1 – Pengantar

2 – Profil Wirausahawan

3 – Tipe Perusahaan

4 – Kewirausahaan Berdampak

5 – Peluang dan Ketidakpastian

6 – Sumber Inovasi Push dan Pull

7 – Konsumen sebagai Sumber Peluang

8 – Ide yang Bernilai (model VIDE)

9 – Mengukur Peluang

10 – Pendekatan Turnamen

Kuis Peluang Modul 2

11 – Menentukan Fokus Pasar

12 – Memahami Kebutuhan Konsumen

13 – Analisa Kompetitif

14 – Menggali Ide dari Individu dan Kelompok

15 – Perencanaan: Asumsi

16 – Perencanaan: Discovery Driven Planning

17 – Perencanaan: Mengisi Discovery Driven Planning Worksheet

Kuis Peluang Modul 3

18 – Elevator Pitch

19 – Membuat Purwarupa Barang

20 – Membuat Purwarupa Jasa

21 – Membuat Purwarupa Software

Kuis Peluang Modul 4

22 – Kesimpulan dan Tindaklanjut

Harga diskon 60% dari Rp 500.000 menjadi hanya 199.000. Berlaku hanya 24 jam sebelum kembali ke harga asli.

Days
Hours
Minutes
Seconds

HILMAN FAJRIAN

Founder & Mentor