Hanya 15% miliarder dunia yang alumni dari univeritas prestisius

SARAN – Diagnosa Kesiapan Usaha dengan Modal Sendiri

1. Apakah anda sudah memutuskan akan memulai usaha apa?

a. Sudah
b. Belum

Tidak ada perbedaan apakah anda sudah memutuskan akan memulai sebuah usaha tertentu atau belum. Punya ide itu mudah. Namun eksekusi adalah segalanya.

Baik anda sudah memutuskan atau belum, anda bisa mengevaluasinya dari jawaban yang sudah anda masukkan dan mempertimbangkan saran yang kami berikan.

2. Apa tingkat masalah atau kebutuhan orang lain yang hendak anda selesaikan?

a. Sangat penting
b. Penting
c. Tidak terlalu penting

Resep pertama keberhasilan sebuah usaha adalah: mampu memenuhi kebutuhan atau memecahkan masalah konsumen. Makin penting sebuah masalah/kebutuhan itu, makin bagus peluang usahanya.

Hindari memilih peluang usaha hanya karena anda suka atau orang lain sukses pada usaha itu. Fokus dan berorientasilah sepenuhnya kepada konsumen. Bukan kepada diri sendiri atau pelaku usaha yang lain. Temukan masalah/kebutuhan konsumen, lalu sediakan solusi untuk hal tersebut.

3. Apakah anda sudah mengetahui secara spesifik siapa pemilik masalah atau kebutuhan tersebut?

a. Ya
b. Belum

Tidak ada masalah/kebutuhan yang sama bagi semua orang. Bila anda sudah menemukan sebuah masalah/kebutuhan di dalam pasar, maka identifikasi golongan orang yang mana yang paling mengalami masalah/kebutuhan tersebut. Ini dinamakan segmen konsumen. Fokuslah pada segmen tersebut, bukan yang lain.

Di awal usaha, makin kecil segmen konsumen yang anda sasar, maka makin baik. Makin besar segmen konsumen, makin berat anda mendapatkannya.

4. Apakah produk yang anda tawarkan akan memberi dampak finansial bagi calon konsumen?

(mis.: lebih hemat, lebih produktif, hasilnya lebih banyak, dll)

a. Ya
b. Tidak

Peluang usaha terbaik adalah yang mampu memberikan dampak finansial kepada calon konsumen. Tapi jangan artikan dampak finansial itu semata-mata sebagai produk murah.

Dampak finansial itu antara lain: menghemat pengeluaran, menambah penghasilan, meningkatkan produktivitas, atau meningkatkan hasil.

Semakin tinggi dampak finansial yang bisa anda sediakan bagi konsumen, makin baik peluang usaha anda tersebut.

5. Apakah anda punya gairah tinggi pada bidang usaha ini?

a. Ya
b. Tidak

Salah satu hal paling menyiksa adalah ketika kita melakukan sesuatu yang tidak kita sukai. Mungkin anda berpendapat bahwa anda akan belajar mencintai usaha yang baru anda mulai. Anda mesti hati-hati dengan pendapat itu. Karena masa-masa awal usaha sangat berat. Anda perlu motivasi sangat kuat agar dapat terus berjalan secara konsisten. Salah satu pendorong terbesar motivasi itu adalah mengerjakan sesuatu karena kita menyukainya.

Seseorang biasanya menemukan gairah pada hobi. Peluang ada dimana-mana. Maka temukan peluang yang berada di sekitar hobi atau apapun yang anda suka.

6. Apakah anda punya pengalaman dalam bidang usaha ini?

a. Ya
b. Tidak

Untuk memulai usaha dengan modal sendiri, kami sangat menyarankan anda memiliki pengalaman dalam bidang usaha yang anda jalani. Karena dengan keterbatasan modal, anda mesti melakukan banyak hal dengan tangan sendiri. Anda tidak punya uang yang cukup untuk menggaji karyawan untuk mengerjakan sesuatu, terlebih lagi produk inti, yang tidak bisa anda kerjakan.

Awal usaha selalu menjadi masa yang berat. Seringkali calon konsumen tidak bergerak sesuai harapan. Sehingga kita mesti mencoba berulang-ulang — terutama pada produk inti. Anda akan berkejaran dengan waktu sebelum uang anda habis. Mereka yang punya pengalaman dan keahlian memiliki peluang lebih baik untuk mencapai keberhasilan sebelum kehabisan modal.

7. Bagaimana kecukupan modal dana pribadi anda saat ini?

a. Kurang banyak
b. Kurang sedikit
c. Cukup

Berapapun uang yang anda miliki saat ini, percayalah, anda selalu punya modal yang cukup.

Kalau anda merasa kekurangan modal, itu karena anda berpikir sebuah usaha harus diawali dengan kesempurnaan. Harus punya ini-itu. Harus begini-begitu. Ini cara berpikir yang fatal dan dialami mayoritas calon pengusaha.

Modal yang kita butuhkan hanya perlu untuk menciptakan keunggulan inti pada produk kita. Dan itu cuma 1. Modal utama yang dibutuhkan untuk menciptakan 1 keunggulan inti adalah kemampuan diri, bukan uang. Kemampuan itu salah satunya adalah memecahkan masalah bagaimana menciptakan keunggulan itu dengan modal sekecil-kecilnya.

8. Apakah anda sudah menentukan 1 kunci penawaran pada produk anda?

(contoh: produk kuliner, kunci penawarannya adalah menu makan siang untuk pegawai kantoran)

a. Ya
b. Tidak

Setiap produk memiliki banyak sekali turunan. Turunan itu adalah penawaran kunci. Penawaran kunci ini akan menentukan banyak hal. Antara lain: posisi usaha kita di dalam pasar, segmen konsumen yang kita sasar, hingga dengan siapa kita akan bersaing.

Contoh. Industri kuliner memiliki banyak turunan. Misalnya: makanan cepat saji, makanan tradisional, makanan ringan, makanan kaki lima, katering kantor, katering rumah, dll.

Ingat. Anda hanya boleh memilih 1 turunan atau 1 kunci penawaran. Fokuslah di situ. Jangan mudah tergiur oleh usaha orang lain.

9. Apakah anda sudah menentukan keunggulan yang membedakan kunci penawaran produk anda dengan produk sejenis milik kompetitor?

(contoh: produk kuliner, kunci penawarannya adalah menu makan siang untuk pegawai kantoran, keunggulannya adalah makanan rendah kalori)

a. Ya
b. Tidak

Keunggulan adalah satu-satunya cara kita untuk mendapatkan penghasilan dan laba. Tanpa keunggulan, tak ada satupun yang bisa kita jual.

Keunggulan pada dasarnya adalah solusi anda untuk menyelesaikan masalah atau kebutuhan calon konsumen. Masalah/kebutuhan calon konsumen adalah peluang. Seberapa baik anda bisa memanfaatkan peluang itu tergantung dari solusi yang anda tawarkan.

Namun di pasar sudah tersedia solusi (produk) yang mirip. Anda hanya bisa menjual produk anda kepada calon konsumen dan membuat konsumen tidak membeli produk lain, hanya bila produk atau solusi anda lebih unggul dibanding kompetitor.

Ingat. Anda hanya boleh menentukan 1 keunggulan. Tidak lebih.

Keunggulan ini adalah jantung usaha anda. Fokuslah di sana. Kerahkan semua sumber daya, termasuk modal, untuk menciptakan dan mengembangkan 1 keunggulan ini.

Makin banyak keunggulan yang anda rancang, makin banyak modal dan sumberdaya yang akan anda butuhkan. 1 keunggulan pada dasarnya adalah milik 1 segmen konsumen. Ketika anda merancang banyak keunggulan, maka anda akan kerepotan dan kebingungan dalam mendapatkan atau memprioritaskan segmen konsumen.

10. Bagaimana cara anda memastikan bahwa keunggulan itu dibutuhkan calon konsumen dan mereka bersedia membayarnya?

a. Mengira-ngira saja
b. Pelaku usaha lain terbukti sukses dengan keunggulan itu
c. Saya sudah berhasil menjualnya ke calon konsumen

Keunggulan yang tidak dibutuhkan tidak ada gunanya. Anda harus memastikan bahwa keunggulan tersebut dengan rela ditebus oleh calon konsumen dengan sejumlah uang dimana anda mendapatkan laba.

Keunggulan tidak bisa disimpulkan dengan cara mengira-ngira atau pelaku usaha lain sudah sukses pada keunggulan itu. Karena pasar bersifat dinamis dan tak terduga.

Cara terbaik memastikan keunggulan itu bukanlah bertanya atau survei ke calon konsumen. Tapi langsung menjualnya. Karena orang akan dengan mudah menjawab ‘suka’, ‘perlu’, atau ‘akan membeli’. Tapi belum tentu benar-benar membeli ketika produk sedang ditawarkan/dijual.

11. Untuk menciptakan keunggulan itu, berapa persen dari modal finansial yang anda gunakan?

(contoh: keunggulan anda adalah makanan rendah kalori, maka biaya untuk membuat kemasan, pengantaran, promosi dll, bukanlah biaya untuk menciptakan keunggulan)

a. > 80% modal untuk membuat keunggulan.
b. 50% modal untuk membuat keunggulan.
c. < 50 persen untuk membuat keunggulan.

Alokasi modal menjadi pangkal pendapat bahwa dalam memulai usaha yang sukses diperlukan modal besar. Ini adalah ilusi kesempurnaan. Karena ingin semuanya sempurna di awal. Padahal yang kita miliki hanya asumsi.

Anda hanya harus fokus pada 1 keunggulan. Gunakan mayoritas (atau semua) modal anda hanya untuk menciptakan dan mengembangkan 1 keunggulan itu. Bukan yang lain. Modal anda harus difokuskan dan dikerahkan pada inti produk, bukan fitur penunjang.

Bila 1 keunggulan anda adalah kue yang enak, kerahkan modal yang anda miliki untuk membuat yang ‘enak’ itu. Bukan dihabiskan untuk membuat kemasan cantik, menyewa ruko strategis, atau membeli alat canggih. Bila anda fokus pada fitur, berapapun modal yang anda miliki tidak akan pernah cukup.

12. Apakah anda berencana meluncurkan produk yang sempurna di awal?

a. Ya
b. Tidak

Tidak ada produk yang sempurna. Terlebih lagi produk awal. Yang ada hanyalah produk yang bisa diterima calon konsumen. Kebutuhan akan kesempurnaan adalah ilusi yang fatal.

Pasar selalu bersifat dinamis dan bergerak ke arah yang tak disangka-sangka. Hal ini tidak bisa kita kontrol. Satu-satunya yang bisa kita kontrol adalah produk kita sendiri. Kontrol itu dalam bentuk produk yang terus dikembangkan secara adaptif mengikuti dinamika pasar dan calon konsumen.

Produk awal pada dasarnya adalah alat kita belajar memahami konsumen. Karena pada dasarnya apapun yang kita pikirkan soal konsumen sebelum produk meluncur, hanyalah asumsi. Fakta baru terungkap ketika produk sudah meluncur. Dari fakta-fakta yang kita temukan itulah kita makin baik memahami konsumen dan menjadikannya acuan untuk memperbaiki atau mengembangkan produk kita.

13. Apakah anda sanggup menjual secara pre-order?

(calon konsumen harus membayar di depan dan menunggu sebelum menerima produk)

a. Ya
b. Tidak

Manfaat utama pre-order bukanlah mendapatkan keuntungan atau modal kerja lebih awal. Tapi pre-order adalah cara paling ampuh untuk menguji keunggulan yang berdaya jual. Disebut juga sebagai purchase intent, atau kehendak untuk membeli.

Bila solusi yang anda sediakan untuk memecahkan sebuah masalah atau kebutuhan benar-benar unggul, orang akan bersedia melakukan komitmen pembelian.

Jadi, bila anda ingin menguji seberapa kuat keunggulan produk anda, lakukan pre-order.

Yang Sebaiknya Anda Lakukan Selanjutnya…

Diagnosa dan saran telah kami berikan. Kini saatnya anda belajar memulai usaha dengan modal sendiri pada kelas ‘Memulai Usaha dari Kecil dengan Modal Sendiri’ di bawah ini. GRATIS SELAMANYA!


Dilanjutkan dengan belajar di kelas ‘Menguji Ide Produk dan Pasar’  untuk menentukan dan menguji keunggulan usaha anda. GRATIS BUAT ANDA!

Mendapat manfaat dari uji dan diagnosa ini? Mohon bagikan ke teman anda yang lain.

© 2017-2021 PT Arkademi Daya Indonesia